Interkoneksi Transport

Media Penjualan Tiket Pesawat dan Kereta Api Online

Salut Dengan Ketepatan Waktu Berangkat dan Tiba Kereta Api Indonesia

kereta on time 2

Belum genap 1 minggu dari tulisan ini dimuat kami telah membuktikan kereta api merupakan moda transportasi yang tepat waktu. Perjalanan yang kami lalui dari Jember hingga Cirebon dengan menaiki jenis kereta api bisnis dan ekonomi. Mengapa ini perlu kami tuliskan? Penting untuk berbagi pengalaman, dan sekaligus untuk menunjukkan OTP (on time performance) kereta api jauh lebih bagus dari moda transportasi yang lain. Bukankah itu yang diinginkan oleh kebanyakan masyarakat?

Pertama, kami naik kereta api bisnis eksekutif Mutiara Timur Malam dari Stasiun Jember pada malam minggu yang lalu. Di dalam tiket tertera jadwal berangkat pukul 00.37 dan tiba di Stasiun Gubeng pukul 04.26. Benar sekali, yang tertera di dalam tiket, sesuai dengan berjalannya kereta meninggalkan Stasiun Jember pada pukul 00.37. Kami memperhatikan sekali, sekaligus ingin membuktikan ketepatan waktu tiba di Stasiun Gubeng, dan ternyata memang tidak meleset dari waktu yang tertera di dalam tiket, yaitu pukul 04.26. Ini adalah waktu masuk sholat subuh. Berhubung kami harus mengejar kereta berikutnya di Stasiun Pasar Turi, sehingga sholat subuh tidak di Stasiun Gubeng. Langsung cari ojek, dengan tarif 25 ribu menuju Stasiun Pasar Turi. Selanjutnya menuju masjid yang tidak jauh dari stasiun tersebut.

Kedua, naik kereta api Maharani dengan tujuan Stasiun Semarang Poncol. Kereta ekonomi ini diberangkatkan pada pukul 06.00. Tepat waktu antara waktu yang tertera di dalam tiket dan realisasi berangkat. Waktu tempuh kereta ini hingga tiba di Stasiun Semarang Poncol selama 4,45 jam. Untuk yang kedua kalinya OTP kereta ini cukup bagus. Harga tiket pun cukup terjangkau Rp.70.000. Setibanya di Stasiun Semarang Poncol, tidak disangka perkembangannya. Dulu, sekitar tahun 1990 an stasiun ini lebih dikenal dengan stasiun parcel (angkutan barang saja) dan berkesan kumuh. Saat ini, setelah lewat 26 tahun, tampak sekali nuansa modern dari stasiun.

Ketiga, setelah beristirahat di Kota Semarang sekitar 3,5 jam dan sempat berkunjung ke rumah kawan lama, kami pun berangkat lagi menuju Kota Cirebon dengan kereta ekonomi Tawang Jaya. Di dalam tiket jadwal berangkat tertera pada pukul 14.00 dan kenyataannya sangat sesuai, tepat pukul 14.00 kereta bergerak perlahan meninggalkan stasiun. Setelah 3 jam lebih berlalu, tepat pukul 17.28 kereta tiba di Stasiun Prujakan Cirebon, sesuai waktu yang dicantumkan di dalam tiket. Harga tiket Rp.65.000.

Tiga jenis kereta yang kami jajal dari timur ke barat Jember-Cirebon cukup menjadi bukti OTP kereta api bisa diandalkan untuk mengatur perjalanan dengan baik. Secara ringkas kami gambarkan di bawah ini :

  1. KA Mutiara Timur Malam, Sta Jember – Sta Gubeng, 00:37 – 04.26 (4 jam 11 menit). Waktu jeda : 1 Jam 34 menit (masih sempat naik ojek dari Sta Gubeng ke Sta Pasar Turi)
  1. KA Maharani, Sta Pasar Turi Surabaya – Sta Semarang Poncol, 06:00 – 10:45 (4 jam 45 menit). Waktu jeda : 3 jam 15 menit (masih sempat berkunjung ke rumah kawan)
  1. KA Tawang Jaya, Sta Semarang Poncol – Sta Cirebon Prujakan, 14:00 – 17:28 (3 jam 28 menit)

 

Kalau ditotal perjalanan dari Jember ke Cirebon memakan waktu : 13 jam 18 menit. Waktu tersebut belum tentu didapatkan oleh bus AKAP. Bus dari Jember Surabaya bisa ditempuh paling cepat 5 jam, Bus dari Surabaya Semarang sekitar 6 hingga 7 jam, bus dari semarang ke Cirebon sekitar 6 jam.

Wajarlah kalau kereta api patut diacungi jempol sebagai tanda salut sebagai moda transportasi pavorite masyarakat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *