Interkoneksi Transport

Media Penjualan Tiket Pesawat dan Kereta Api Online

Rute Bandara Cengkareng – Tanah Abang Jakarta

Mall Thamrin City

Apa hubungan 2 tempat ini? Antara Bandara dan Pusat Perbelanjaan. Keduanya tempat komersial, namun berbeda sifat. Tanah Abang, saat ini cukup dikenal untuk wilayah Asia Tenggara. Dikenal karena banyak produk murah meriah dan berkualitas. Banyak orang dari penjuru nusantara berdatangan ke Tanah Abang untuk berbelanja. Umumnya mereka yang berbelanja adalah para pedagang. Membeli produk secara grosir kemudian di bawa ke daerahnya untuk dijual kembali.

Pasar Tanah AbangDi sekitar Tanah Abang banyak didapati penginapan, hotel, losmen, dan jasa pengiriman barang. Dua fasilitas penting bagi para pedagang adalah penginapan dan pengiriman. Seakan keduanya tidak bisa dipisahkan dari pusat perbelanjaan. Aktivitas pengiriman barang atau ekspedisi selalu sibuk dalam rutinitas keseharian mereka.

Bagi para pedagang, mendapatkan harga termurah adalah bagian dari perjuangan komersial mereka. Semangat mereka untuk memperpendek mata rantai penjualan adalah perkara penting. Dengan begitu, harga yang didapatkan menjadi semakin murah. Misalnya si-A ingin membeli produk kepada si-B pemilik produk, tanpa harus melalui perantara si-C. Kenapa demikian? Karena mata rantai jual-beli jika ada pihak ketiga [si-C], maka harga semakin tinggi. Itu lah gambaran meminimalkan pengeluaran.

Aspek lainnya sebagai cara meminimalisir pengeluaran adalah mencari tempat menginap yang murah. Mereka yang ke Tanah Abang bertujuan untuk bisnis, bukan untuk rekreasi. Model penginapan sederhana, tapi bersih sudah mencukupi. Tarif penginapan sangat relatif, 100 – 400ribu. Semakin dekat dengan pusat perbelanjaan Tanah Abang, maka tarif pun semakin mahal. Kawasan kebon kacang, dikenal dengan zona permukiman yang ditumbuhi banyak peninapan. Begitu anda mendengar atau membaca tulisan kebon kacang, berarti tidak jauh dari Pasar Tanah Abang. Diantara penginapan yang ada seperti hotel focus, hotel davinci, hotel idhome residence, wisma muara, penginapan muslim, dll ada di Jl Kebon Kacang 1. Kalau mau menjelajah lagi ke dalam, di sana ada Jl Kebon Kacang 2,3,4,…9, dst, namun jalan lebih sempit dibandingkan Kebon Kacang 1.

Nah, pada pragraf tulisan di bawah ini dijelaskan gambaran rute sesuai keinginan judul di atas.
Ini merupakan aspek ketiga yang harus diperhitungkan agar bisa meminimalkan pengeluaran. Sebagai pengingat aspek pertama, memperpendek mata rantai, dan aspek kedua adalah penginapan murah. Aspek ketiga, yaitu menghemat biaya transportasi. Mereka yang berbelanja ke Pasar Tanah Abang kebanyakan para pedagang dari luar Pulau, dari Sumatera, Kalimantan, Sulawesi bahkan dari Papua. Tentunya menggunakan pesawat udara dengan tujuan Bandara Soekarno Hatta di Cengkareng. Setelah mendarat, banyak alternatif pilihan transportasi menuju Pasar Tanah Abang. Bagi pemula, memerlukan energi tersendiri untuk persiapan menuju Pasar Tanah Abang.

peta tanah abangHarus banyak informasi tentang rute transportasi menuju Tanah Abang. Demikian juga perlu mengenal medan pasar tujuan. Internet menjadi fasilitas pendukung utama pencarian. Awal pertama kali kami menuju Pasar Tanah Abang, dari Stasiun Gambir naik bajaj BBG [bahan bakar gas], warna biru. Bajaj ini lumayan enak, tidak berisik seperti bajaj merah. Tawar menawar tarif, jatuhnya cuma 25 ribu. Kalau terlihat kita membawa tas koper atau ransel besar, sopir bajaj biasanya bertanya penginapan apa? Jadi, mestinya kita sudah pesan penginapan dulu sebelum menuju Tanah Abang, biar gampang bajaj mengantarkan. Selain itu, kalau dipesan sebelumnya khawatir penginapan penuh. Kalau pun belum sempat pesan, setidaknya sudah tau beberapa nama penginapan di dekat Tanah Abang. Kelebihan bajaj yang patut diperhitungkan adalah mudah melakukan manover, meliuk-liuk diantara kemacetan lalu lintas. Paling lama 15 menit tiba di Tanah Abang.

Oya hampir lupa, cerita di atas ada yang terputus sehingga wajar kalau ada pertanyaan: Naik apa dari Bandara Soetta ke Gambir? Ada beberapa pilihan, dan yang termurah naik Bus Damri. Setelah keluar dari terminal kedatangan, silahkan menyeberang jalan menuju halte bus atau bisa juga menuju ruang tunggu bus. Kalau mau fleksibel langsung saja menuju halte bus damri. Di sana sudah banyak orang menunggu bus damri berbagai jurusan. Jangan sampai salah masuk bus, perhatikan tulisan di kaca depannya. Cari tulisan GAMBIR. Biasanya petugas Damri juga teriak-teriak, Gambir…! Gambir…! Yang Gambir…! Tarif saat ini dari Bandara Soetta ke Gambir Rp.40.000. Namun, jika bertiga atau berempat lebih baik naik taksi, dengan tarif Rp.120.000 – Rp.150.000, anda sudah sampai tujuan Pasar Tanah Abang. Bagaimana rute sebaliknya, dari Pasar Tanah Abang ke Bandara? Bisa naik bajaj atau taksi. Jika Cuma berdua dan tidak banyak barang bawaan, naik bajaj menuju Stasiun Gambir, kemudian naik Damri menuju Bandara. Keberangkatan Bus Damri dari Stasiun Gambir ke Bandara paling pagi pukul 03.00 dan paling terakhir pukul 22.00. Berangkat setiap 15 menit. Bisa anda hitung berapa banyak bus Damri yang disiapkan Pemerintah.

Penjelasan rute di atas adalah yang umum diikuti masyarakat. Namun, adalagi rute yang lebih hemat. Silahkan baca penjelasan di bawah ini.
Dari Bandara Soetta juga tersedia Bus Damri jurusan Thamrin City, sebuah mall atau perbelanjaan modern yang letaknya tidak jauh dari Pasar Tanah Abang, hanya berjarak sekitar 500 m. Silahkan naik Bus Damri jurusan Thamrin City dengan tarif Rp.40.000 juga. Bedanya bus Damri yang ke Stasiun Gambir lebih besar. Jenis angkutan Damri yang menuju Thamrin City jenis ELF, dengan kapasitas penumpang 10 orang termasuk sopir. Waktu tempuh normal lebih cepat 15 menit dibandingkan jurusan Stasiun Gambir. Damri rute Thamrin City berhenti di depan Mall Thamrin City. Setelah itu, menuju Pasar Tanah Abang bisa jalan kaki, atau naik bajaj Rp.10.000 – Rp.15.000. Kalau mau shopping di Thamrin City juga bisa, banyak produk berkualitas dan harga terjangkau juga di dalamnya. Bagaimana dengan rute sebaliknya menuju Bandara? Tinggal kebalikannya saja, silahkan menuju Thamrin City, di sana banyak Damri mangkal menunggu penumpang. Keberangkatan tiap 1 jam. Paling pagi pukul 03.00, dan terakhir pukul 19.00.

Demikian sekilas tentang rute transportasi dari Bandara Soekarno Hatta – Pasar Tanah Abang. Semoga memberikan manfaat dan pencerahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *