Interkoneksi Transport

Media Penjualan Tiket Pesawat dan Kereta Api Online

PENJELASAN RINGKAS TENTANG PENERBANGAN CONNECTING

itinerary tiket lion setelah issued

Connecting artinya keterhubungan atau hubungan satu sama lain. Dalam bahasa Indonesia disebut juga koneksi atau interkoneksi. Namun, secara khusus dalam dunia pertiketan istilah connecting ini banyak yang belum mengetahuinya.

Tidak semua bandara terhubung langsung satu sama lain. Ada bandara yang dapat dicapai dengan menuju bandara lain terlebih dulu, kemudian menuju bandara tujuan akhir. Sebagai contoh, seseorang ingin bepergian dari Banjarmasin ke Medan. Hingga saat ini belum ada satu pun maskapai yang menyediakan penerbangan dari Banjarmasin langsung menuju Medan. Untuk menuju Medan harus ke bandara di kota lain dulu, seperti Jakarta, Surabaya dan Balikpapan.

Ada 2 alternatif yang bisa dipilih. Pertama, penerbangan estafet. Maksudnya beli tiket dari Banjarmasin ke Jakarta. Kemudian beli tiket Jakarta Medan. Kedua, penerbangan connecting. Beli tiket dengan memilih jenis tiket connecting. Maksudnya tiket dari Banjarmasin ke Medan dalam satu kode booking, meskipun transit di kota lain (seperti di Jakarta) dulu.

Kelebihan alternatif 1, lebih banyak pilihan mencari harga tiket yang murah, meskipun beda maskapai. Selain itu bisa mengatur waktu yang diinginkan. Kelebihan alternatif 2, lebih aman dari ketertinggalan pesawat lanjutan. Maskapai menunggu penumpang pesawat pemegang tiket connecting yang telat tiba di bandara transit, meskipun saat itu sudah memasuki waktu keberangkatan menuju bandara tujuan akhir.

Kekurangan alternatif 1, tidak mendapatkan jaminan bisa mendapatkan pesawat di bandara transit. Bisa jadi pesawat dari bandara asal terlambat mendarat. Saat itu sudah waktunya pesawat berangkat menuju bandara akhir. Maskapai tidak akan menunggu penumpang tersebut, karena sama saja seperti penumpang pesawat umumnya yang terlambat tiba di bandara. Adapun kekurangan alternatif 2 adalah sedikit pilihan waktu. Selain itu, tiket connecting dapat mengakibatkan efek beruntun pada rute penerbangan lainnya. Satu penerbangan terlambat akan berpengaruh pada rute lainnya. Sebagaimana kata-kata yang sering menyertai para penumpang pesawat yaitu DELAYED atau CANCELED

Dua maskapai yang banyak menyediakan tiket connecting yaitu Garuda Indonesia dan Lion Air. Dengan banyaknya pilihan tiket connecting maka banyak kota yang dapat dikunjungi lewat udara. Waktu tempuh pun menjadi lebih singkat dibandingkan transportasi lain.

Mari perhatikan contoh pop-up sistem tiket yang kami gunakan sebelum melakukan issued tiket penumpang dengan rute penerbangan Lion Air Banjarmasin-Medan transit di Jakarta.

itinerary tiket lion sebelum issued

Kode pesawat JT 529 berangkat dari Banjarmasin pada pukul 10.55 WITA menuju Jakarta. Tiba di Jakarta diperkirakan pukul 11.40 WIB. Ada perbedaan waktu 1 jam antara Banjarmasin dan Jakarta. Pada kolom details tertulis 0 stops, artinya penerbangan langsung [tidak transit di kota lain]. Selanjutnya penumpang akan menaiki pesawat Lion Air dengan kode JT 206.

Dari kode tersebut terlihat bahwa pesawatnya berbeda. Artinya penumpang dari Banjarmasin setelah mendarat di Jakarta, harus keluar pesawat dan melapor ke petugas bagian transit di terminal kedatangan di Bandara Jakarta. Pesawat JT 206 berangkat menuju Medan pada pukul 16.10. Berarti penumpang berada di bandara Jakarta dari pukul 11.40 WIB s.d pukul 16.10 WIB, sekitar 4,5 jam. Merupakan waktu yang lumayan membosankan. Jika perjalanan bersama keluarga atau kawan rasa bosan akan hilang.

Terlihat kode details juga 0 stops artinya tidak ada transit di bandara lain. Jika kode tersebut 1 stops, artinya ada transit di bandara lain. Biasanya untuk mengisi penumpang lagi. Waktu terbang dari Jakarta menuju Medan selama 2 jam 20 menit. Tiba di Medan pada pukul 18.30 WIB.

Jika penerbangan dari Banjarmasin mengalami keterlambatan dan tiba di Jakarta pada pukul 16.10 atau lebih, maka penumpang tiket connecting akan ditunggu atau akan dialihkan pada penerbangan jam berikutnya. Jika penerbangan pada jam berikutnya kursi pesawat terisi penuh maka pesawat dengan kode JT 206 akan bertahan menunggu penumpang connecting JT 529.

Catatan : Ini hanya analisa penulis bukan hasil wawancara resmi.

Bagaimana dengan penumpang lainnya yang juga memegang tiket bukan connecting dengan pesawat yang sama kode JT 206 namun datang terlambat? Tentu saja tidak akan mendapatkan layanan alias tiketnya hangus, walaupun pesawatnya belum berangkat. Alasannya karena penumpang tersebut sudah melewati batas waktu kedatangan.

Penumpang connecting tidak keluar dari area kedatangan sebagaimana penumpang umumnya, tetapi cukup melewati sirkulasi khusus penumpang transit yang menghubungkan area kedatangan menuju area keberangkatan. Di Bandara Jakarta area kedatangan di lantai 1 dan keberangkatan di lantai 2. Masing-masing terbagi-bagi 3 zona yaitu untuk terminal 1 A, B, C.

itinerary tiket lion setelah issued

Mari kita perhatikan data di atas itinerary details. Penumpang tiba di Jakarta terminal kedatangan 1A. Lapor di bagian transit sebagaimana cek in. Selanjutnya penumpang menuju terimal 1B. Jarak dari terminal 1A ke 1B berjalan kaki sekitar 2-5 menit. Mungkin ada pertanyaan di benak pembaca, bagaimana dengan barang bawaan yang banyak atau berat dan harus berjalan pindah terminal? Nah itulah resikonya pada penerbangan transit dengan membawa barang terlalu banyak dan berat tanpa masuk bagasi. Kalau barang yang masuk bagasi akan diurusi oleh maskapai, di pesawat mana penumpang berada di situ juga bagasinya berada. Meskipun ada kondisi tertentu penumpang berada di suatu pesawat sedangkan bagasinya di pesawat lain.

Demikian tulisan tentang tiket connecting. Maksudnya ringkas ternyata panjang. Semoga bermanfaat.

2 thoughts on “PENJELASAN RINGKAS TENTANG PENERBANGAN CONNECTING

  1. Min, mau tanya bagaimana jika menggunakan penerbangan connecting misalnya utk penerbangan Makassar-Singapore transit Jakarta, apakah di area transit nnt kita akan diarahkan ke 2 counter untuk check in lagi dan untuk pemeriksaan imigrasi?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *