Interkoneksi Transport

Media Penjualan Tiket Pesawat dan Kereta Api Online

Ketentuan Bagasi yang Harus Diketahui Pengguna Jasa Kereta Api

ketentuan bagasi kereta api 5

Seiring dengan tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api sebagai transportasi mereka, PT KAI terus melakukan pembenahan sistem yang ada. Misalnya, dulu pengunjung dengan mudahnya keluar masuk ke dalam stasiun kereta api, tetapi sekarang hanya pengunjung yang dapat memperlihatkan tiket kereta api saja yang boleh masuk. Demikian juga dulu para pedagang asongan bebas keluar masuk gerbong kereta untuk menawarkan dagangannya, sekarang para pedagang asongan hanya bisa gigit jari, tidak mendapatkan izin masuk ke dalam gerbong kereta api.

Akses keluar masuk stasiun semakin diperketat baik dalam hal pemeriksaan tiket dan KTP juga dalam hal fisik berupa pagar pembatas area. Selain itu petugas keamanan selalu siap di pintu keluar masuk stasiun. Hasilnya pun dapat dirasakan pengguna kereta api, mereka merasa aman dan nyaman saat menunggu kereta maupun saat turun di stasiun tujuan.

Pembenahan di dalam gerbong kereta pun juga sangat jelas hasilnya, yaitu seluruh gerbong dilengkapi dengan AC, meskipun kereta ekonomi. Larangan merokok pun menjadi satu paket dengan adanya AC tersebut. Perubahan lainnya, untuk kereta jarak menengah dan jarak jauh tidak ada penumpang yang bediri seperti di masa lalu (sekitar 7 tahun silam). Adapun kereta lokal, peraturan tentang pembatasan penumpang berdiri tidak ketat. Misalnya kereta Prameks yang menghubungkan Solo-Yogya-Kutoarjo masih banyak didapati penumpang kereta berdiri, khususnya di hari Sabtu dan Minggu atau hari libur lainnya.

Nah, masih ada ternyata pembenahan oleh PT.KAI yaitu pembatasan barang bawaan (bagasi) penumpang kereta api. Dulu ketentuan bagasi tidak ketat, sehingga terkadang ada saja penumpang membawa barang yang cukup banyak. Akibatnya, sangat mengganggu penumpang lainnya, baik duduk maupun berjalan di dalam gerbong.

Berikut diantara ketentuan bagasi tersebut :

  1. Berat bagasi yang diijinkan bisa dibawa ke dalam kereta api secara gratis maksimal 20 kg atau kalau berdasarkan ukuran/volumenya 100 dm3.
  2. Kelebihan bagasi dikenakan biaya per kg nya berdasarkan kelas kereta api. Untuk kelas eksekutif dikenakan biaya Rp.10.000/kg, kelas bisnis da ekonomi non PSO dengan biaya Rp. 6.000/kg, dan kelas ekonomi PSO dikenakan biaya sebesar Rp. 2.000/kg. Maksimal berat bagasi yang diijinkan masuk gerbong 40 kg.
  3. Bagasi dengan berat lebih dari 40 kg atau volume barang 200 dm3 tidak diijinkan masuk dibawa ke dalam kereta api.
  4. Bukti pemeriksaan bagasi berupa stiker atau tanda lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *