Interkoneksi Transport

Media Penjualan Tiket Pesawat dan Kereta Api Online

Bagaimana Baiknya Tampilan Kereta Api?

KA Taksaka tulisan

Saat seseorang melihat pesawat meskipun dari kejauhan dia dengan mudah mengetahui nama pesawat. Oh itu garuda, yang itu lion air, nah yang di sana itu citilink. Sedangkan jika melihat kereta api, saya yakin banyak yg ga hafal. Mungkin karena saking banyak nya jenis kereta api, atau mungkin juga ada faktor lain. Untuk membedakan mana kereta ekonomi, bisnis dan eksekutif pun terkadang sulit.

Saya seringkali memperhatikan tugas bagian informasi kereta api di stasiun. Entah apa namanya, mungkin seorang kepala stasiun ???

Jadi, beberapa menit sebelum kereta api masuk stasiun, informasi disampaikan melalui soundsystem, tentang nama kereta api, kelas kereta, rute, no jalur rel, berhenti atau cuma lewat saja. Info ini kemudian diulangi lagi saat kereta tiba. Kemudian diulangi lagi saat kereta hendak berangkat. Minimal 3 x info yg sama diulang. Di waktu yang hampir bersamaan datang kereta api lain, dan informasi demi informasi terus disampaikan.

Coba anda bayangkan saja jika seseorang yg baru pertama kali hendak naik kereta api, sedangkan di stasiun sudah ada 3 kereta api. Apa yg akan dia lakukan pas tiba di stasiun? Tentu bertanya kepada petugas. Sambil memperlihatkan tiket, “maaf pak kereta nya yang mana ya?” Pertanyaan wajar, kalau tidak bertanya tanya dan nyelonong saja masuk dan keliru, apa jadi nya?

Mungkn beda halnya jika gerbong kereta di tulis nama kereta dengan ukuran besar dan warna kontras sehingga dari jauh sudah tau kereta mana yg akan dinaiki sesuai tiket. Seperti paparan tulisan di atas tadi tentang pesawat. Kalau kereta yg ada sekarang memang ada tertulis nama kereta, tp ukuran hurufnya terlalu kecil, jarak 5 m baru dapat terbaca dengan jelas. Itu pun tidak semua tulisan terdapat di setiap gerbong. Ya.. ini sekedar ide, siapa tahu tulisan ini terbaca oleh pihak PT KAI, dan kemudian direalisasikan.

Baru-baru tadi, saya berada di sebuah stasiun kereta api. Setelah lama menunggu kereta yang akan menuju ke Stasiun Gambir, ada seorang seperti orang Arab/Pakistan/Bangladesh masuk ke dalam stasiun. Langsung bertanya kepada petugas yang ada sambil memperlihatkan tiketnya. Tetapi saya tidak mendengar dengan jelas bagaimana bentuk pertanyaannya, tetapi petugas yang ditanya tadi menjawab dengan bahasa isyarat sambil menunjuk ke arah jalur rel kereta api. Saya memahami mungkin orang asing tadi tanya keretanya di jalur mana. Setelah itu dia duduk tidak jauh dari saya, kemudian mengucapkan “assalamu’alaikum” kemudian saya jawab salamnya. Kemudian dia tanya “do you can speak an English?”. Saya jawab, “Yes I can, just a little”. Selanjutnya dia tanya terus apakah sama kereta saya dengan kereta dia, saya katakan sama. Karena waktu itu saya pikir tidak ada kereta lain selain kereta yang akan saya naiki. Selain itu, petugas tentu tidak akan mengijinkan calon penumpang masuk ke dalam ruang tunggu stasiun sebelum 1 jam keberangkatan. 1 menit kemudian kereta yang akan saya naiki tiba di stasiun dan saya bergegas, dan saya sempat mengajak orang asing tadi untuk segera naik kereta. Tetapi, muncul keraguan, jangan-jangan kereta nya beda. Kemudian, saya minta maaf untuk melihat tiketnya, dan benar! Ternyata kereta api yang akan dia naiki masih 2 jam lagi. Saya katakan padanya kereta ini masih lama. “I’m sorry, assalamu’alaikum” langsung saya menuju kereta dan saya sampaikan ke bagian sekuriti “itu orang asing tolong diarahkan pak, kasihan dia ga faham”.

Kembali kepada ide tadi, seandainya gerbong kereta di rancang logo, warna atau tulisan yang kontras, sehingga cukup melihat saja orang akan bisa mengenali jenis kereta api tanpa harus bertanya-tanya lagi, seperti orang asing tadi.

2 thoughts on “Bagaimana Baiknya Tampilan Kereta Api?

  1. Yup, saya sangat setuju dengan ide Anda ini. Perlu ada identitas yang mudah dikenali dari setiap kereta. Atau mestinya ada semacam “display lamp” yang menunjukkan dengan jelas nama kereta dan stasiun-statiun yang disinggahi dan stasiun akhir dari kereta tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *