Interkoneksi Transport

Media Penjualan Tiket Pesawat dan Kereta Api Online

5 Hal yang Harus Diperhatikan Memilih Tempat Duduk Di Kereta Api

KA Taksaka 1

Harus selektif memilih tempat duduk di kereta api, khususnya kereta ekonomi dan bisnis. Jika anda termasuk yang tidak peduli dengan tempat di mana saja berarti ga masalah. Mungkin tulisan ini tidak diperlukan. Bagi sebagian penumpang ada yg sangat selektif memilih. Beberapa kriteria memilih tempat duduk biasanya berdasarkan

1. Jauh atau dekatnya dengan bordes

2. Dekat jendela atau dekat koridor

3. Arah sinar matahari

4. luas atau sempitnya Space sekitar tempat duduk

5. Hentakan atau goyangan di dalam gerbong

Berikut uraian rinci dari ke 5 faktor tadi

1. Jauh atau dekat dengan bordes

Bordes artinya ruang antara gerbong sebagai penghubung gerbong 1 dengan gerbong 2. Pada bordes ini terdapat toilet. Penumpang yang akan masuk ke dalam gerbong mesti akan melewati bordes. Jika pintu gerbong penumpang dibuka saat kereta berjalan maka suara sangat berisik akan masuk ke dalam ruang penumpang. Demikian juga ada kalanya bau kurang sedap dari toilet akan masuk ke dalam ruang penumpang. Bordes juga sesekali menjadi smoking area bagi para perokok berat. Akibat sifat bordes seperti itu, maka banyak penumpang menghindari kursi no awal dan no akhir. Untuk kelas bisnis no awal 1 dan 2 dan no akhir no 16 dan 17. Kereta ekonomi no 1 dan 2, dan no akhir 23 dan 24. Namun, ada juga yang cenderung ingin duduk dekat bordes, karena supaya dekat dengan toilet. Sebenarnya kebersihan toilet kereta api sekarang2 ini cukup terjaga, namun perilaku penumpang yang merusak citra toilet kereta.

2. Dekat jendela atau koridor

Bagi yang senang dengan pemandangan atau view maka akan memilih duduk dekat jendela. Ada nuansa artistik alamiah yang diterima oleh mata saat memandang panorama pegunungan, pantai atau lereng persawahan. Kelebihan lain duduk dekat jendela adalah terdapat tempat menaruh gelas di pinggirnya dan stop kontak listrik untuk charge hp. Dalam kondisi tertentu duduk dekat jendela bisa menjadi terhimpit kalau bersebelahan dengan penumpang gemuk atau penumpang dengan membawa balita. Posisi dekat koridor yang menyebabkan tidak nyaman adalah karena menjadi jalur sirkulasi lalu lalang orang. Meskipun dapat keleluasaan mengatur posisi duduk, menselonjorkan kaki atau melipat, miring ke samping atau lurus. Berdiri, atau berjalan2. Nah, yang paling tersiksa sebenarnya posisi tengah antara jendela dan koridor. Posisi ini mati gaya mati rasa. Serba salah, kanan kiri tersenggol orang lain. Posisi mati gaya ini didapati pada kereta ekonomi. Kereta ekonomi ada 2 tipe susunan kursi yaitu 2 – 3 dan 3 – 3. Maksudnya 2 – 3 adalah lajur duduk sebelah kiri 2 seat saling berhadapan, lajur kanan 3 seat saling berhadapan. Pada kereta 3 – 3, kedua lajur duduk 3 seat saling berhadapan. Nah yang mati gaya tadi ada pada lajur duduk 2 – 3 dan 3 – 3. Agar terhindar dari posisi mati gaya, harus tau ketersediaan seat yang dan bebas memilih. Bagi yang booking online dapat melihat ketersediaan seat ini. Demikian juga jika membeli tiket pada agen tiket yang online bisa bertanya informasi seat yang tersedia.

3. Arah sinar matahari

Untuk kereta api perjalanan siang, sinar matahari dapat mempengaruhi kondisi termal ruangan. Jendela kaca adalah penerima radiasi sinar matahari yang paling tinggi dibandingkan bahan lain. Bagi yang duduk pada posisi dekat jendela akan sangat terasa efek radiasi panas dan silau. Bagaimana carannya agar terhindar? Kereta klas bisnis terkadang dilengkapi gordin yang fungsinya untuk meredam radiasi sinar matahari, sedangkan klas ekonomi tidak. Untuk menghindari duduk pada jendela yang terkena sinar matahari langsung maka perlu pengetahuan tentang posisi matahari. Matahari tidak hanya bergerak dari timur ke barat, tetapi juga ada pergeseran utara selatan. Bulan juni juli saat matahari berada agak sebelah utara, dan september nopember berada di selatan. Mari perhatikan kaitannya dengan lintasan perjalanan kereta api di pulau Jawa yaitu timur dan barat. Jika anda naik kereta api dari jakarta ke surabaya atau kota lainnya di sebelah timur pada bulan juni juli, maka posisi jendela kereta api yang terkena paparan radiasi sinar matahari adalah di sebelah kiri. Contoh : KA Bengawan, ekonomi AC, dengn konfigurasi 2 – 3. Berangkat dari stasiun ps senen pada pukul 11.35 menuju stasiun purwosari solo. Berarti kereta menempuh perjalanan siang hari bolong. Lajur duduk kiri dengan kode D dan E, lajur duduk kanan A, B, C. Posisi duduk di D dan E terkena dampak radiasi matahari. Kode A, B, C, D, E ini rupanya tidak seragam antar kereta ekonomi. Misalnya kereta api Logawa, lajur kiri dengan kode A, B, lajur kanan C, D, E.

4. Luas atau sempitnya space

Apapun alasannya semua orang akan memilih space yang luas. Luas memudahkan bergerak, berpindah, bereksplorasi, dll. Jika naik kereta ekonomi hindari memilih kereta dengan pola 3 – 3, cari kereta dengan pola 2 – 3. Harganya memang lebih mahal sedikit dibandingkan 3-3. Pilihkan kursi no 2 atau 24. Bagi penumpang bisnis, hati2 memilih kursi 16 A B. Contoh KA senja utama yogya berangkat dari stasiun ps senen dengan tujuan akhir stasiun tugu yogya dan sebaliknya kursi 16 A B jika dihadapkan ke arah depan (menuju yogya) penumpang akan menghadap dinding toilet dan ruang sangat sempit. Dengkul orang dewasa akan terkena dinding. Bisa dipastikan tidak akan nyaman sepanjang perjalanan. Jika diubah arah hadapnya, maka posisi duduk akan berhadapan dengan penumpang lain di no 15 A B. Dengkul pun juga saling beradu. kalau masih bisa memilih, pilihlah kursi no 17 D E meskipu menghadap dinding bordes tetapi space lebih luas. Tapi jika kereta berangkat dari yogya ke jakarta posisi 16 A B ini tidak masalah.

5. Hentakan dan goyangan

Berdasarkan beberapa pengalaman para penumpang, duduk di bagian tengah kereta lebih stabil dibandingkan di ujung. Semakin dekat ke bordes maka semakin kuat hentakannya. Penulis sendiri sudah tidak ingat persis sudah berapa kali naik kereta api tidak merasakan perbedaannya. Mungkin perlu ujicoba lagi untuk merasakannya. Atau pembaca juga memiliki pengalaman tentang hal ini bisa dibagikan kepada yang lain komennya. Demikianlah 5 hal yang dipertimbangkan memilih tempat duduk di kerera api.terkena dinding. Bisa dipastikan tidak akan nyaman sepanjang perjalanan. Jika diubah arah hadapnya, maka posisi duduk akan berhadapan dengan penumpang lain di no 15 A B. Dengkul pun juga saling beradu. kalau masih bisa memilih, pilihlah kursi no 17 D E meskipu menghadap dinding bordes tetapi space lebih luas. Tapi jika kereta berangkat dari yogya ke jakarta posisi 16 A B ini tidak masalah. 5. Hentakan dan goyangan Berdasarkan beberapa pengalaman para penumpang, duduk di bagian tengah kereta lebih stabil dibandingkan di ujung. Semakin dekat ke bordes maka semakin kuat hentakannya. Penulis sendiri sudah tidak ingat persis sudah berapa kali naik kereta api tidak merasakan perbedaannya. Mungkin perlu ujicoba lagi untuk merasakannya.

Jika pembaca juga memiliki pengalaman tentang hal ini bisa dibagikan kepada yang lain komennya.

Demikianlah 5 hal yang dipertimbangkan memilih tempat duduk di kerera api.

25 thoughts on “5 Hal yang Harus Diperhatikan Memilih Tempat Duduk Di Kereta Api

  1. Ka saya mau naek bengawan dari senen ke yogya hanya berdua dengan suami, ada bangku yg gak berhadapan dengan penumpang lain ga soalnya gak nyaman kalo gak kenal dan bagaimana menentukannya Makasih

  2. untuk kereta api ekonomi fajar utama dari jakarta ke yogya, posisi kursi no berapa yg hrs saya ambil supaya bisa duduk berhadapan?

  3. Min, seat yg enak dan nyaman di KA gaya baru malam, nomer brp ya ? Soalnya orangtua mau ke jkt (pwsri-pasar senen). Seat D-E no 9-17 nyaman ga min ? Thanks ya, sukses selalu

  4. Kalau naik eksekutif harina dari bandung ke sby, kursi nomor 1 biasanya paling depan atau paling belakang? Saya lbh nyaman duduk paling belakang krn lbh leluasa tanpa penumpang di belakang yg kadang selonjorkan kaki di sandaran tangan

  5. Klo senja utama ekonomi, nomor brp bangku yg hrs saya pilih untuk saya,istri dan anak saya. Anak saya ada yg SDH besar dan msh bayi

    • hampir sama saja, kalau di tengah agak tenang dan kurang getarannya.
      kalau dekat bordes lebih dekat ke toilet tapi berisik dan kuat getarannya.

  6. No kursi berapa ya yg harus saya pilih di kereta bogowonto supaya menghadap arah jalan kereta dr senin ke yogyakarta….soalnya suka pusing klo membelakangi arah jalan kereta…terima kasih dan sekiranya pertanyaan saya ini bisa di balas

  7. Tempat duduk KA Bogowonto posisinya gmn gan? Berhadap2an atau tidak. Jika tidak berhadapan, bisakah diputer seperti KA Bisnis?

  8. Terima kasih atas info nya. Saya benar2 harus lebih selektif dalam memilih tempat duduk di KA kelas apapun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *